KEUTAMAAN MALAM LAILATUL QADAR
Dalam Firman Allah SWT telah dijelaskan sebagai berikut, yang
artinya:
خَيْرٌ الْقَدْرِ لَيْلَةُ ( ) الْقَدْرِ لَيْلَةُ
مَا أَدْرَاكَ وَمَا ( )الْقَدْرِ لَيْلَةِ فِي أَنزَلْنَاهُ
إِنَّا
( )أَمْرٍ كُلِّ مِّن رَبِّهِم بِإِذْنِ فِيهَا وَالرُّوحُ الْمَلَائِكَةُ تَنَزَّلُ
( )شَهْرٍ أَلْفِ مِّن
(
) الْفَجْرِ مَطْلَعِ حَتَّىٰ هِيَ سَلَامٌ
“Sesungguhnya
Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan (Lailatul Qadr). Dan
tahukah kamu apakah malam kemuliaan (Lailatul Qadr) itu? Malam kemuliaan itu
(Lailatul Qadr) lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun
malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala
urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar”. (Al-Qadr: 1-5)
Dari Firman Allah SWT diatas, menjelaskan
keutamaan dari 1 malam lailatul qadar itu ialah 1000 bulan atau sekitar 83
tahun 3 bulan lebih. Itu artinya dengan mendapatkan satu malam lailatul qadar, maka
pahalanya setara dengan 83 tahun lebih kita melakukan kebaikan. Bila kita
hitung kembali usia rata-rata orang saat ini berkisar antara 80 tahunan. Itu
pun masih dipotong dengan banyak hal diantaranya:
1.
Tidur sekitar 8 jam perhari, dengan rincian :
Ø 8 jam x 365 hari=2920 jam
Ø 2920 jam x 80 tahun =233600 jam = 9734 hari =
324 bulan =27 tahun
Jadi kesimpulannya
dari hidup kita selama 80 tahun kita menghabiskan 27 tahun untuk tidur.
2.
Dan juga dipotong usia sebelum kita baliqh yang berkisar
antara 13 tahun.
Jadi usia yang di habiskan untuk tidur dan
sebelum baliqh adalah sebagai berikut:
Ø 27 tahun + 13 tahun = 40 tahun.
Dengan demikian,
berarti hanya 40 tahun waktu yang kita habiskan untuk mengejar pahala dan
beraktifitas selama kita hidup 80 tahun. Itupun bila kita diberikan anugrah hidup
selama itu. Karena umat Nabi Muhammad saw hanya di beri waktu hidup selama
60-70 tahun, kalaupun lebih dari itu adalah sebuah bonus dari Allah SWT. Hal
ini tidak sebanding dengan keutamaan yang telah Allah SWT janjikan kepada kita
di malam lailatul qadar.
Oleh Karena itu, kita
sebagai hamba yang ingin mendapatkan ridho dan surga-Nya. Marilah mulai
Ramadhan tahun ini, kita mengejar keutamaan malam lailatul qadar. Karena, malam
lailatul qodar sangan sayang untuk dilewatkan, karena belum tentu kita dapat
berjumpa pada Ramadhan berikutnya. Yang artinya kembali lagi pada waktu yang
Allah SWT berikan pada kita. Pergunakan hidup kita dengan sebaik mungkin.


.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

