Kalender Saya

Kalender Saya

Rabu, 31 Desember 2014


KEUTAMAAN MALAM LAILATUL QADAR
Dalam Firman Allah SWT telah dijelaskan sebagai berikut, yang artinya:

  خَيْرٌ الْقَدْرِ لَيْلَةُ ( ) الْقَدْرِ لَيْلَةُ مَا أَدْرَاكَ وَمَا ( )الْقَدْرِ لَيْلَةِ فِي أَنزَلْنَاهُ إِنَّا

( )أَمْرٍ كُلِّ مِّن رَبِّهِم بِإِذْنِ فِيهَا وَالرُّوحُ الْمَلَائِكَةُ تَنَزَّلُ ( )شَهْرٍ أَلْفِ مِّن
                                             ( ) الْفَجْرِ مَطْلَعِ حَتَّىٰ هِيَ سَلَامٌ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan (Lailatul Qadr). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan (Lailatul Qadr) itu? Malam kemuliaan itu (Lailatul Qadr) lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar”. (Al-Qadr: 1-5)
Dari Firman Allah SWT diatas, menjelaskan keutamaan dari 1 malam lailatul qadar itu ialah 1000 bulan atau sekitar 83 tahun 3 bulan lebih. Itu artinya dengan mendapatkan satu malam lailatul qadar, maka pahalanya setara dengan 83 tahun lebih kita melakukan kebaikan. Bila kita hitung kembali usia rata-rata orang saat ini berkisar antara 80 tahunan. Itu pun masih dipotong dengan banyak hal diantaranya:
1.      Tidur sekitar 8 jam perhari, dengan rincian :
Ø  8 jam x 365 hari=2920 jam
Ø  2920 jam x 80 tahun =233600 jam = 9734 hari = 324 bulan =27 tahun
Jadi kesimpulannya dari hidup kita selama 80 tahun kita menghabiskan 27 tahun untuk tidur.
2.      Dan juga dipotong usia sebelum kita baliqh yang berkisar antara 13 tahun.
Jadi usia yang di habiskan untuk tidur dan sebelum baliqh adalah sebagai berikut:
Ø  27 tahun + 13 tahun = 40 tahun.
Dengan demikian, berarti hanya 40 tahun waktu yang kita habiskan untuk mengejar pahala dan beraktifitas selama kita hidup 80 tahun. Itupun bila kita diberikan anugrah hidup selama itu. Karena umat Nabi Muhammad saw hanya di beri waktu hidup selama 60-70 tahun, kalaupun lebih dari itu adalah sebuah bonus dari Allah SWT. Hal ini tidak sebanding dengan keutamaan yang telah Allah SWT janjikan kepada kita di malam lailatul qadar.

Oleh Karena itu, kita sebagai hamba yang ingin mendapatkan ridho dan surga-Nya. Marilah mulai Ramadhan tahun ini, kita mengejar keutamaan malam lailatul qadar. Karena, malam lailatul qodar sangan sayang untuk dilewatkan, karena belum tentu kita dapat berjumpa pada Ramadhan berikutnya. Yang artinya kembali lagi pada waktu yang Allah SWT berikan pada kita. Pergunakan hidup kita dengan sebaik mungkin.

2 komentar:

  1. enak banget ya mbak kalau bisa dapet malam lailatul qadar?

    BalasHapus
  2. kalau dihitung matematis gitu kita untunng banget ya...

    BalasHapus