Kalender Saya

Kalender Saya

Jumat, 26 Desember 2014

Gangguan dalam Makan


Makan merupakan suatu kebutuhan mahluk hidup. Sebagai sumber energi dan juga metabolisme tubuh. Dalam kegiatan makan ini ternyata banyak diantara kita yang mengalami gannguan makan. Jadi pada saat ini kami akan membahas gangguan-gangguan yang dialami oleh sebagian orang dalam masalah makan. Dalam pembahasan kali ini kami akan membahas tentang :

Ø Penyatkit Lapar


·        Sindroma prader-willi


Individu-individu yang mengalami sindroma ini akan merasakan rasa lapar yang  tak pernah terpuaskan, kurang atau tidak pernah merasa kenyang dan metabolisme yang luar biasa lamban. Gejala-gejala fisik dan neurologis yang lazim pada sindroma ini termasuk otot lemah, telapak tangan dan telapak kaki kecil, keras kepala, kesulitan makan waktu bayi, tantrum, kompulsifitas dan skin-picking. Bila tidak ditangani, kebanyakan pasien akan menjadi luar biasa gemuk dan mereka meninggal di masa dewasa awal akibat diabetes, penyakit jantung atau gangguan terkait obesitas lainnya, sebagian bahkan meninggal akibat makan dengan rakus sampai perutnya pecah. Informasi yang didapat menunjukkan tentang faktor-faktor genetik dalam selera makan.

·        Busung Lapar

Busung lapar atau honger oedema disebabkan cara bersama atau salah satu dari simtomamarasmusdankwashiorkor adalah sebuah fenomena penyakit di Indonesia bisa diakibatkan karenakekurangan proteinkronis pada anak-anak yang sering disebabkan beberapa hal, antara lain, yaitu :
1)      anak tidak cukup mendapat makanan bergizi;
2)      anak tidak mendapat asupan gizi yang memadai dan
3)      anak mungkin menderita Istilah kwashiorkor sendiri berasal dari bahasa salah satu suku di Afrika yang berarti "kekurangan kasih sayang ibu".
Tanda yang khas adalah adanya edema (bengkak) pada seluruh tubuh sehingga tampak gemuk, wajah anak membulat dan sembab (moon face) terutama pada bagian wajah, bengkak terutama pada punggung kaki dan bila ditekan akan meninggalkan bekas seperti lubang, otot mengecil dan menyebabkan lengan atas kurus sehingga ukuran Lingkar Lengan Atasnya kurang dari 14 cm, timbulnya ruam berwarna merah muda yang meluas dan berubah warnamenjadi coklat kehitaman dan terkelupas, tidak bernafsu makan atau kurang, rambutnya menipis berwarna merah seperti rambut jagung dan mudah dicabut tanpamenimbulkan rasa sakit, sering disertai infeksi, anemia dan diare, anak menjadi reweldan apatis perut yang membesar juga sering ditemukan akibat dari timbunan cairan pada rongga perut salah salah gejala kemungkinan menderita "busung lapar".
Penyebab langsung tersebut bisa dikarenakan adanya bencana alam, daya beli masyarakat, tingkat pendidikan, kondisi lingkungan dan pelayanan kesehatan. Cara mendeteksi penderita busung lapar pada anak yaitu dengan cara menimbang berat badan secara teratur, bila perbandingan berat badan dengan umurnya dibawah 60% (standar WHO-NCHS) maka anak tersebut dapat dikatakan terindikasi busung lapar atau dengan cara mengukur tinggi badan dan Lingkar Lengan Atas (LILA) bila tidak sesuai dengan standar anak yang normal kurang dari 14 cm (standar WHO-NCHS) waspadai akan terjadi busung lapar.
Dampak runtutan dari adanya busung lapar berakibatkan pada penurunan tingkat kecerdasan anak, rabun senja serta rentan terhadap penyakit terutama penyakit infeksi. Menurut ketentuan WHO bila angka telah mencapai 30 % dinyatakan tinggi dan perlu tindakan lebih lanjut. Pencegahan dapat dilakukan dengan memberikan makanan yang bergizi pada anak berupa sayur mayur, buah-buahan, makanan yang mengandung karbohidrat (seperti nasi, kentang, jagung), makanan yang mengandung protein (telur, ikan, daging, dll), kemudian dianjurkan pemberian air susu ibu (ASI) bagi anak berusia dari 0 bulan sampai dengan 24 bulan.
           

            Semoga bermanfaat..

7 komentar:

  1. mbak ada penyakit yang lain gak? atau cuma 2 itu aja?
    wah ngeri juga ya ternyata kita makan aja masih ada penyakitnya..

    BalasHapus
  2. ternyata cuma karena makan aja penyakitnya bikin ngeri gitu ya mbak...

    BalasHapus
  3. berarti busung lapar itu bisa juga karena skologi ya.....

    BalasHapus
  4. mbak ada beberapa kata-kata ilmiah yang gak aq ngerti, jelasin dong....

    BalasHapus
  5. hi, ngeri juga ya penyakitnya, gimana cara nanganinnya mbak

    BalasHapus
  6. Sindroma prader-willi sama obesitas apa bedanya?

    BalasHapus
  7. bisa dibilang Sindroma prader-willi gak kalau kadang kita makan udah kenyang tapi masih pengen ngemil aja?

    BalasHapus