Penerapan Matematika
dalam Islam
Pada saat ini banyak
sekali orang yang berpandangan bahwa matematika tidak ada kaitannya dengan agama,
dan Islam hanyalah sebuah agama yang tidak kolot dan hanya fokus pada fiqih saja.
Namun pada dasarnya Islam telah membahas berbagai ilmu dalam Al-qur’an. Dan dalam
pembahasan ini kami akan membahas tentang penerapan matematika dalam Islam
1. Ilmu Fara’id
Ilmu fara’id
adalah ilmu pembagian warisan dalam islam. kata faraid merupakan bentuk jamak dari faraidah, yang
artinya semakna dengan mafrudah,
yaitu bagian yang telah ditentukan kadarnya. Katafardu sebagai suku kata dari faridah, atau bisa
juga di definisikan, sebagai :
عِلْمُ يُعْرَفُ بِهِ مَنْ يَرِثُ وَمَنْ لايَرِثُ
وَمِقْدَارُ كُلِّ وَارِثً وَكَيْفِيَّةُ التَّوْزِيْعِ
Artinya :Ilmu untuk mengetahui orang yang berhak menerima pusaka dan orang yang tidak berhak menerima pusaka, serta kadar yang diterima oleh tiap-tiap ahli waris dan cara pembagiannya."
Dalam ilmu fara’id kita menerapkan berbagai
ilmu matematika, diantarnya :
·
Pembagian
·
Pecahan
·
Pembulan
·
Pengurangan
·
Pengalian
·
Aljabar
·
Persamaan
Contoh : penerapan ilmu fara’id
Seorang wafat
meninggalkan
|
|
Bagian
|
Thasis
|
|
istri
|
¼
|
3/12
|
|
ibu
|
1/6
|
212
|
|
2 saudara pr kandung
|
2/3
|
8/12
|
Tambahkan = ¼ +1/6 + 2/3 (GSTK
4,6,3 ialah 12)
=
3/12 + 2/12 + 8/12 =(3+2+8)/12
=13/12 (melebihi harta yang ada)
Oleh
karena itu bagian-bagian istri, ibu, dan 2 saudara perempuan kandung perlu
dikurangi dengan kadar yang sesuaian agar tidak merugikan salah satu diantara
ahli waris tersebut. Maka dirancangalah kaidah sebagai berikut :
Langkah
1 :
darabah setiap bahagian dengan satu nomer
3/12
x a = b , 2/12 x c = d , 8/12 xe =f
Sarat yang harus dipenuhi b+d+f=1
Langkah
2 : syarat-syarat
lain (3/12 – b )(3/12)=(2/12-d)(2/12)
=(8/12-f)/(8/12)
Persamaan-persamaan ini
diselesaikan dan nilai b, d dan f diperoleh dalam bentuk pecahan, yaitu : b=3/13, c=2/13, dan f=8/13
Maka
akan dihasilkan pembagian sebagai
berikut :
|
|
bagian
|
Tashih
|
Aul
|
% penurunan
|
|
Istri
|
¼
|
3/12
|
3/13
|
1.92%
|
|
Ibu
|
1/6
|
2/12
|
2/13
|
1.28%
|
|
2 saudara pr kandung
|
2/3
|
8/12
|
8/13
|
5.13%
|
Seperti itu kira-kira contoh dari
penerapan matematika didalam ilmu fara’id.
2. Ilmu Hisab/ Falak*
Ilmu
hisab biasa juga dikenal dengan ilmu falak, dan Astronomi
Falak
ialah tempat beredarnya benda-benda langit, secara populer falak diartika
lintasan benda-benda angkasa (langit). Ilmu pengetahuan yang mempelajari
lintasan benda-benda langit, seperti matahari, bulan, bintang-bintang, dan
benda-benda langit lainnya.
Dalam
ilmu hisab/ falak ini ilmu yang diterapkan diantaranya :
·
Satuan
ukur
·
Metode
analisis
·
Geometris
·
Pembulatan
·
Penambahan
·
Pengurangan
·
Fungsi
trigonometri
·
Perbandingan
·
Dan
lainnya
*maaf tidak bisa
memberikan contohnya karena membutuhkan tabel hisab
REFERENSI
Departemen Agama RI. Almanak
Hisab rukyah. (1981). Jakarta. Badan Hisab dan Rukyah Departemen Agama.
Al-quran
Hidayat,B.A.,(2009). Memahami Dasar-Dasar
Ilmu Fara’id (dalam teoris dan praktis).jakarta: Titian Ilmu
Subhanallah, saya jadi ingat lagi dengan pelajaran ini. saat di pondok dulu saya senang belajar ilmu hisab/ falaq, banyak pengetahuan yang saya dapatkan.
BalasHapusSebelumnya saya tidak pernah belajar tentang ilmu faraid dan hisab. Setelah membaca blog mbak, saya jadi mengerti sedikit tentang ilmu tersebut,,, terima kasih mbak.
BalasHapusjadi tahu ternyata islam juga membahas matematika juga ya..
BalasHapuswah, banyak juga ya aplikasi ilmu matematika ke dalam kaidah-kaidah islam
BalasHapuswah keren, ternyata islam itu punya ilmu yang keren banget ya mbak...tapi jarang yang mau berjuang demi islam kayak para sahabat dulu ya...
BalasHapus